Wabup Hairan Pastikan Jalan dan Jembatan di Lubuk Bernai Bisa Dilalui Kapolres Muaro Jambi Resmikan Pos Lantas Terpadu Simpang 3 Mendalo Darat Uang Ratusan Juta Raib Di dalam Mobil Dinas Puskesmas Sekernan Kasatlantas Polres Muaro Jambi terima penghargaan Juara 3 Lomba Film Pendek Dengan Tema Tertib Lalu Lintas Penyelesaian Non ASN di Muaro Jambi, Begini Kata Pj Bupati

Home / Batanghari

Jumat, 11 Maret 2022 - 06:53 WIB

Awal Jabatannya Penuh Tantangan, Fadhil – Bakhtiar Mampu Selesaikan Hutang

Bupati Kabupaten Batanghari, Muhammad Fadhil Arief

Bupati Kabupaten Batanghari, Muhammad Fadhil Arief

Publishnews.id –Dihadapan para tamu undangan di acara Musrenbang RKPD Kabupaten Batanghari Tahun 2023, Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief (MFA) mengatakan, setiap priode jabatan mempunyai tantangan yang berbeda-beda, dengan dinamika yang berbeda-beda.

“Dengan qodarullah di Batanghari kita mendapat tantangan. Di tahun awal masa jabatan kami bersama H bang Bakhtiar, bahkan Kabupaten Batanghari mengalami kondisi pandemi covid-19 sehingga ada refocusing anggaran dengan pemotongan anggaran disesuaikan dengan keadaan negara. Sehingga dana transfer dari pusat berkurang,” tutur Fadhil Arief, Kamis (10/3/2022).

Lebih jauh Fadhil Arief mengatakan, pada tahun 2020 dirinya belum menjabat sebagai Bupati Batanghari hanya sekali refocusing anggaran. Namun di tahun 2021 terjadi dua kali refocusing anggaran.

” Untuk di Batanghari pada 2021 menjadi tiga kali refocusing anggaran, karena ditambah beban tunda bayar untuk tahun-tahun sebelumnya yang nilainya Rp 94,5 miliar, ” jelasnya.

Kata Fadhil Arief, semua itu menjadi tanggung jawab bersama. Dan bagaimana fiskal di Batanghari menjadi sehat.

” Dan Alhamdulillah per 31 Desember tunda bayar APBD Batanghari tahun-tahun sebelumnya dapat kita selesaikan,” ujarnya.

Sebut Fadhil Arief, hal ini bukan tugas yang muda. Tapi juga bukan tugas yang sulit. Dirinya juga menyebutkan, semua para Kadis dan Kaban dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari pasti mengeluh di tahun-tahun sebelumnya. Tapi memang mau dikata, karena keadaan yang seperti itu.

” Manusia yang cerdas bisa beradaptasi dengan keadaan apapun juga, saya yakin kawan-kawan OPD ini bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada,” pungkas mantan Kadis PMD Batanghari itu.

Baca Juga...  Api Sumur Minyak di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Begini Caranya

Tapi ada satu yang perlu harus di ubah, kata Fadhil Arief, bahwa pegawai harus juga sesuai dengan perkembangan zaman, gak bisa seorang pegawai itu hal-hal biasa terus.

” Sesuatu yang biasa belum tentu benar, dan sesuatu yang tidak biasa juga belum tentu salah. Orang melahirkan inovasi pasti melahirkan sesuatu tidak biasa. Dan sesuatu yang tidak biasa akan membuat orang pro dan kontra, membuat sebagian orang tidak nyaman, dan membuat sebagian orang tidak nyaman. Kalau tidak ada yang protes berarti bukan inovasi,” terang orang nomor satu di Bumi Serentak Bak Regam itu.

Lanjut Fadhil Arief, di tahun ini, semua 36 program prioritas. Apa yang telah di janjikan dirinya bersama Bakhtiar harus full dijalankan. Dan mudah-mudahan setelah covid-19 ini mereda akan nampak apa yang bisa dijalankan.

Fadhil Arief menuturkan, dirinya sangat mengetahui dan memahami, bahwa masyarakat tidak sabar dengan musti apa yang dilakukan atau apa yang di rubah di Kabupaten Batanghari. Begitu besar tuntunan masyarakat, untuk jalan kabupaten yang ada di desanya untuk segera diperbaiki. Dan kondisi di Batanghari, 69,7 persen jalannya dalam keadaan rusak.

Dan untuk pembangunan jalan hingga selesai semua, tidak bisa hanya dengan kurun waktu 1, 2 hingga 5 tahun. Katanya, sepandai-pandainya bagi siapapun yang bisa mengusahakan dana pusat, dan yang bisa mengembangkan PAD pasti tidak bisa selesai sampai 65 persen.

” Tapi bagaimana kita membuat prioritas, membuat anggaran menjadi fokus, dan menjadi lebih besar manfaatnya dengan menghitung kemendesakan dan efek dari pembangunan suatu jalan tersebut, ” beber pasangan Bakhtiar ini.

Baca Juga...  H Syukur Menceritakan Saat Fadhil Arief Jadi Toke Duku

Lebih jauh Fadhil Arief mengatakan, dalam rangka membuat prioritas, pasti ada pro dan kontr. Karena manusia cenderung membuat dirinya nyaman. Dan ini akan secara alami dibuat tuhan.

” Dia akan mengatakan, desanya sangat perlu, Kecamatan-nya sangat butuh. Padahal doa lupa dengan kecamatan lain yang mungkin lebih butuh. Saya dulu pada saat menjadi camat sering teriak-teriak saat Musrenbang, karena kita merasakan, bahwa jalan di desa A sangat jelek. Setelah saya sosialisasi Pilkada, saya temukan jalan yang lebih baruk lagi ditempat saya tinggal, ” bebernya.

Fadhil Arief juga menyebutkan, bahwa dirinya pernah di protes oleh warga di Pasar Terus di tahun 2021. Karena pada refocusing anggaran, pihaknya menganggarkan rehab berat untuk pembangunan ulang jalan di Teratai – Sungai Baung, dan Bajubang Laut.

” Kata warga Terusan, jalan kami juga buruk kenapa tidak kami yang di dahulukan. Lalu saya jawab, jalan Simpang Terusan, Pasar Terusan itu dibangun pada tahun 1984. Sedangkan jalan Teratai – Sungai Baung itu di bangun pada tahun 1982. Dan dengan kondisi sama, jadi warga Sungai – Teratai menderita lebih lama. Sementara Simpang Terusan – Pasar Terusan di nikmati satu desa, dan bukan tembusan atau lintasan dari desa lain,” katanya

Fadhil Arief menjelaskan, untuk hal-hal seperti harus di fahami semua orang. Kita harus berpikir jernih, kita harus mempunyai nurani.

” Bagaimana penderitaan orang yang lebih berat, kita harus ikhlas kan untuk di dahulukan,” sebutnya.

(Redaksi)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Kerugian Puluhan Juta, Rumah di Pemayung Dilahap Sijago Merah Saat Sedang Tidur

Batanghari

Tertinggi dari Kabupaten lain, Fadhil Arief Terima Penghargaan MCP dan SPI dari KPK-RI

Batanghari

Kelompok Tani Terusan Bersatu Tantang PT WKS Hitam Diatas Putih

Batanghari

Program Batanghari Tangguh, Fadhil Arief:Mengisi Ruang Kosong Dari pelayanan yang Petugas-petugas

Batanghari

Isu Pungli PTT, Warga: Tindak Tegas Pak Bupati Kalau Batanghari Mau Berubah

Batanghari

Fadhil Arief: Semenjak Kami Menjabat Semua Sudah Cerdas-cerdas

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Targetkan, 2024 Seluruh Masyarakat Telah Miliki Serikat Tanah

Batanghari

Alhamdulillah… Shalat Tarawih Berjamaah Diperbolehkan