Oknum Yang Mengaku TNI Kawal BBM Ilegal Diamankan,Ternyata Gadungan Temukan Jarum Suntik, Klip Bungkus Narkoba, Hingga Korek Api, Satu Rumah Diduga Basecamp Dihancurkan Tim Gabungan Polda Jambi Kerusakan Lingkungan di Kabupaten Bungo Akibat PETI Masih Terjadi, Ketua Karang Taruna Angkat Bicara Masyarakat Sebut Pelayanan Pajak di Samsat Jambi Sudah Lebih Baik Tindakan Tegas Ditpolairud Polda Jambi, Lakukan Penyelidikan Hingga Tetapkan Tersangka

Home / Daerah

Selasa, 15 Maret 2022 - 19:21 WIB

Edi Purwanto: Jika Tak Ada Anggaran, Sungai Batanghari Bersih Hanya Omong Kosong

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto

Publishnews.id – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan wacana Sungai Batanghari bersih yang di godok oleh Pemerintah Provinsi Jambi, harus benar-benar dianggarkan.

Setelah Edi melakukan pemeriksaan terhadap APBD Provinsi Jambi pada zaman sebelumnya, memang tidak pernah di aggarkan untuk Sungai Batanghari, dirinya dengan lantang menyebut gerakan Sungai Batanghari bersih ini jika tidak ada anggaran berarti hanya omong kosong.

” Baru kali ini kita khusus untuk Batanghari, dari jaman bengen saya buka buku APBD memang tidak ada anggaran untuk Batanghari, kalau gak ada anggaran untuk ngurus sungai Batanghari berarti cuma ngomong doang pak, saya pikir dengan komitmen bersama pencanangan Sungai Batanghari bersih tanpa pencemaran ” Beber Ketua DPRD Provinsi Jambi, Senin (14/03/2022).

Menurut Edi, ada tiga pendekatan yang harus dilakukan agar wacana Sungai terpanjang di pulau Sumatera itu bisa bersih dan berjalan dengan baik, dimana karakteristik masyarakat Provinsi Jambi menjadi salah satu hal penting untuk kelancaran dan keberlangsungan wacana tersebut.

Baca Juga...  Wagub Jambi: ASN Harus Tingkat Pelayanan publik

” Menurut saya ada 3 pendekatan bagaimana sungai Batanghari ini menjadi urat nadi bagi Provinsi Jambi, dengan luas provinsi dan sungai sepanjang 800 KM bagi saya ini masalah yang kompetitif, yang pertama itu budaya, adat maka melalui ini akan ada kesadaran kolektif masyarakat Provinsi Jambi untuk menjaga alam ini ” Jelasnya.

Yang kedua Edi Purwanto menyebutkan, pendekatan politik turut menjadi hal penting yang harus dilakukan dengan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Pemerintah Desa sebagai bentuk kontrol dalam wacana Pemerintah Provinsi Jambi itu.

” Mengapa butuh pendekatan politik, ya kita butuhkan komitmen bersama tadi seperti yang bapak katakan tadi dan secara tertulis saya pikir kontrol kita akan lebih kuat ” Katanya.

Baca Juga...  Covid-19 di Jambi Belum Membaik, Kapolda Jambi: Tapi Tidak Separah Tahun Lalu

Kemudian yang terakhir menurut kaca mata Edi Purwanto adalah pendekatan hukum mengingat banyaknya aktivitas pembalakan liar dan PETI menjadi salah satu penyebab Sungai Batanghari Keruh.

” Pendekatan Hukum itu penting karena ada 3 hal yang menyebabkan keruh seperti saat ini, yang pertama pembalakan liar, yang kedua diduga pembuangan limbah ke Sungai Batanghari beberapa laporan ada, dan yang ketiga Pertambangan Emas Tanpa Izin karena kita juga belum serius mengatasi Peti ” Tutupnya.

Diketahui permasalahan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak hanya masalah penegakan hukum saja, namun ada permasalahan sosial dan ekonomi yang juga harus dipikirkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

Share :

Baca Juga

Berita

Al Haris: SKK Migas Telah Bantu Masyarakat Pengembangan UMKM

Batanghari

Gelar Jum’at Curhat Warga Desa Pulau Betung Keluhkan Mobil Batubara Yang Kerap Parkir Sembarangan

Berita

Ditlantas Polda Jambi Kembali Hentikan Aktivitas Angkutan Batu bara

Daerah

Al Haris Ajak Masyarakat Idul Fitri Bangun Energi Baru

Berita

Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas Panjat Tebing di Situbondo Jatim

Daerah

Banggar DPRD Provinsi Jambi Sebut DUMISAKE Hanya Slogan, Belum Ada Efek ke Masyarakat

Daerah

Gubernur Al Haris Ajak Bijak Dalam Bermedsos

Berita

Resmikan Jembatan Gantung, Masnah Busro Minta Dispora Wujudkan Wisata Danau Tangkas