Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas Panjat Tebing di Situbondo Jatim
Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas Panjat Tebing di Situbondo Jatim
Kronologis Lakalantas di Bram Itam Reangut Nyaw Seorang Ibu Meninggal di Tempat Saat Silaturahmi Bersama Amsindo Jambi, Kapolda Jambi Ini Ajak Media Berkolaborasi

Home / Daerah / Peristiwa

Selasa, 10 Agustus 2021 - 20:22 WIB

Kisah Desta Paskibraka Jambi Sebelum Meninggal

Desta Veni Rahayu, ketika berada di daerah asalnya, Kerinci. (Foto: Istimewa)

Desta Veni Rahayu, ketika berada di daerah asalnya, Kerinci. (Foto: Istimewa)

PublishNews.id  – Belum sempat mengibarkan bendera merah putih dalam HUT RI ke-76, Paskibraka Provinsi Jambi bernama Desta Veni Rahayu meninggal dunia pada hari Minggu (8/8).

Gadis yang bersekolah di SMA Negeri 7 Kerinci tersebut telah dikebumikan di daerah asalnya, Kecamatan Kayu Aro, Kebupaten Kerinci, Jambi.

Sebelum meninggal dunia, Desta dikenal sebagai gadis yang agak tertutup. Tetapi memiliki keinginan kuat untuk mengibarkan bendera pada tanggal 17 Agustus nanti.

Dia bahkan tidak peduli dengan penyakit yang dideritanya. Di tengah kondisi tubuhnya yang tidak baik, Desta bersih keras untuk mengikuti proses latihan.

“Desta itu sudah lama sakit. Saat latihan pun ia sudah sering mengeluhkan sakit. Ketika ditanya dengannya, Desta jawab hanya maag biasa,” ungkap Kasi Kreativitas Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Diskepora Provinsi Jambi, Devi Wiyanti Azwar, Senin (9/8).

Baca Juga...  Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Minta Pekan Depan Harga TBS Sawit Di Atas Rp.2.000 Perkilogeram

Melihat kondisinya yang tidak sehat, para pelatih sempat menyuruhnya untuk berhenti latihan. Namun, Desta tetap mengikuti latihan, karena tekadnya yang kuat.

“Kami sudah menawarkan untuk tidak melanjutkan. Tapi dia kukuh untuk lanjut. Saya melihat semangat sangat tinggi untuk menjadi Paskibraka Jambi,” tutur Devi.
Saat melaksanakan latihan pada hari Sabtu (7/8) sore, Desta mengeluhkan sakit lagi. Sehingga dia dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Desta adalah sosok yang mengabdi sebagai Paskibra, yang cinta pada tanah air.
Saat teman Desta di Kerinci mengkhawatirkan kesehatannya, justru perempuan itu tetap berjuang untuk jadi paskibraka

Baca Juga...  Kerugian Puluhan Juta, Rumah di Pemayung Dilahap Sijago Merah Saat Sedang Tidur

“Tolong sampaikan kepada Ayah dan Bunda di Kerinci, kalau ada anak seperti ini yang ingin membahagiakan orang tuanya hingga akhir hayatnya, surga menjadi tempatnya, Insya Allah,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Desta meninggal dunia di RSUD Raden Mattaher. Tidak diketahui sebab pastinya, karena pihak orang tua belum memberitahukan.

Namun, Desta diketahui sempat drop, karena sakit kepala dan mual saat mengikuti latihan pada hari sabtu lalu. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. Keesokan harinya dia meninggal dunia.

Sumber: Kumparan.com

Share :

Baca Juga

Daerah

Waka DPRD Provinsi Jambi Minta Al Haris Evaluasi Kepala OPD

Daerah

Wakil Wali Kota Jambi Salurkan Bantuan Beras Untuk Keluarga Penerima Manfaat dan Warga Terdampak Covid-19

Daerah

Tinjau RSUD Sungai Bahar, Al Haris Memastikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Peristiwa

Bela Ustaz Yahya Waloni, Kubu Rizieq Khawatir Isi Alquran dan Hadis Dinilai Penodaan Agama

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Targetkan, 2024 Seluruh Masyarakat Telah Miliki Serikat Tanah

Peristiwa

Tak Diberikan Makan, Seorang Fotografer Hapus Semua Foto Pengantin

Peristiwa

Viral di Media, Al Haris Jenguk Anak Korban Bacokan

Berita

Puluhan Anggota Koperasi BAM Kecewa Dengan Bupati Masnah