Al Haris: Pemrov Jambi Berkomitmen Terhadap Pendidikan Al Haris: Pemrov Jambi Berkomitmen Terhadap Pendidikan Wacana Gubernur Bangun Jalan Khusus Pelaksana, Edi Purwanto Minta TAPD Kaji Program Dumisake Belum Jalan, Al Haris Bakal Turunkan Jabatan Kadis Gubernur Al Haris Minta Pelayanan Publik di Polda Jambi

Home / Pemerintahan / Provinsi Jambi

Kamis, 24 Februari 2022 - 21:03 WIB

Masalah Minyak Goreng, Menteri Perdagangan Akan ke Jambi

Al Haris mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi

Al Haris mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi

Publishnews.id -Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan persediaan minyak sayur di Provinsi Jambi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Jambi.

Hal tersebut dinyatakan Al Haris usai mengadakan Rapat bersama Distributor Minyak Sayur dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (24/02/2022).

Dalam sesi wawancara, Al Haris menyampaikan Pemerintah Provinsi Jambi mengadakan rapat bersama distributor minyak sayur terkait harga minyak sayur yang beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan di Indonesia, khususnya Provinsi Jambi.

“Hari ini saya mengundang pelaku usaha dibidang minyak sayur yaitu distributor dan produsen minyak sayur, salah satunya produk minyak sayur merk Vipco yang merupakan minyak sayur produksi Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, produksi minyak sayur Vipco bisa mencapai 96 ribu liter perhari atau sekitar lebih kurang 8 ribu dus minyak sayur. Kebutuhan konsumsi minyak sayur di Provinsi Jambi sekitar lebih kurang 830 ribu liter perminggu, yang berarti dengan satu perusahaan saja sudah bisa mencukupi kebutuhan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Provinsi Jambi.

Baca Juga...  Covid-19 di Jambi Belum Membaik, Kapolda Jambi: Tapi Tidak Separah Tahun Lalu

“Saya pastikan untuk kondisi persediaan minyak sayur di Provinsi Jambi cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Jambi, sedangkan penyebab dari naiknya harga minyak sayur secara signifikan dalam beberapa waktu belakangan terakhir adalah karena pemerintah tidak lagi memberikan subsidi kepada produsen minyak sayur,” tutur Al Haris.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak sayur saat ini sebesar Rp.14.000,- , dengan harga yang ada sekarang para produsen mengeluh karena keuntungannya sangat kecil sekali, bahkan bisa mengalami kerugian karena tidak sesuai dengan harga produksi. Ini terjadi karena mulai dari Tahun 2022 para produsen tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah yang mana pada tahun sebelumnya pemerintah memberikan subsidi lebih kurang Rp.7,6 triliun dan ini sangat membantu para produsen,” jelas Al Haris.

Baca Juga...  Turun Lagi, Cek Rincian Harga BBM Terbaru Pertamina dan Shell Oktober 2021

Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi akan segera melaporkan persoalan ini kepada Menteri Perdagangan untuk menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan terkait HET minyak sayur.

“Bapak Menteri Perdagangan RI, besok akan datang ke Jambi, sehingga kami bisa menyampaikan persoalan ini secara langsung. Kita harapkan adanya evaluasi dan pertimbangan, sehingga kedepannya bisa terjadi perubahan yang membantu para produsen minyak sayur,” pungkas Al Haris. (Adv)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Isu Pungli PTT, Warga: Tindak Tegas Pak Bupati Kalau Batanghari Mau Berubah

Kota Jambi

Kasus Covid-19 di Kota Jambi Alami Penurunan Selama PPKM Level 4

Pendidikan

Nadiem Makarim Bermalam Dengan Orang Rimba Taman Nasional Bukit Duabelas

Batanghari

Silaturahmi ke Pematang Gadung Mersam, HBA Janji Bantu Rumah Bedah Jika…

Provinsi Jambi

Gubernur Jambi Al Haris Berikan Cinderamata Kepada 2 Anggota Paskibraka

Tanjabbar

Pastikan Kejelasan Migas, Wabup Tanjabbar Kunker ke ADPMET

Provinsi Jambi

Edi Purwanto: Jika Tak Ada Anggaran, Sungai Batanghari Bersih Hanya Omong Kosong

Batanghari

Kelompok Tani Terusan Bersatu Tantang PT WKS Hitam Diatas Putih