Al Haris: Pemrov Jambi Berkomitmen Terhadap Pendidikan Al Haris: Pemrov Jambi Berkomitmen Terhadap Pendidikan Wacana Gubernur Bangun Jalan Khusus Pelaksana, Edi Purwanto Minta TAPD Kaji Program Dumisake Belum Jalan, Al Haris Bakal Turunkan Jabatan Kadis Gubernur Al Haris Minta Pelayanan Publik di Polda Jambi

Home / Cerita Islam / Opini

Minggu, 15 Agustus 2021 - 16:25 WIB

Pintu Hatiku Sudah Kubuka Untukmu Akhi

Oleh: Ahmad Khozinudin (Sastrawan Politik)

Aku telah menyampaikan jawaban itu, jauh sebelum engkau mengirimkan pertanyaan. Wahai akhi, tiada kebahagiaan bagi seorang ukhti, selain mendapatkan imam yang Sholeh, yang akan menjadi nahkodanya untuk mengarungi samudera dakwah.

Muslimah manakah yang tidak berkenan, rahimnya menjadi ladang persemaian bagi calon mujahid-mujahid Islam yang banyak ? Siapakah yang tidak ingin, dibawa menuju surga bersama dengan anak-anak yang diasuhnya ?

Seorang gadis, memimpikan seorang pemuda yang bertanggung jawab, itu yang utama. Adapun soal harta dan dunia, semua bisa diupayakan bersama, dan Allah SWT yang akan mencukupinya.

Bukankah ketika lahir kita semua berada dalam keadaan papa ? Lihatlah, Abdurahman bin Auf, bukankah dia juga berawal dari bayi yang ketika lahir hanya bermodal tangisan ?

Indahnya bahtera rumah tangga, itu karena hiasan ketaqwaan. Sementara dunia, itu hanya ladang yang pada akhirnya akan ditinggalkan.

Baca Juga...  Ratusan Aparat Jaga Demo BEM SI di KPK, Polisi Minta Tak Ricuh

Wahai Akhi, bukankah petani pada saat petang akan meninggalkan kebunnya ? Itulah dunia dan segala pernak perniknya, yang pasti akan kita tinggalkan. Sementara keabadian surga, adalah tempat kebahagiaan yang tiada berkesudahan.

Aku tahu, aku akan memberikan ketentraman bukan sekedar dengan mendiamkan. Aku berikan keyakinan, agar tidak disalah tafsirkan. Aku bersedia, menerima pinangan mu, menjadi calon ibu dari anak-anak mu, anak-anak kita, calon penghuni surga.

Dan semoga, aku bisa menjadi perbendaharaan bekal dakwah, yang membuat langkah mu semakin jauh, menuju tujuan ridlo Allah SWT. Aku, akan siap setia menyelimuti mu dengan kasih sayang dan ketenteraman, sebagainya Khadijah Ra telah berikan kepada Muhammad Saw.

Segeralah ! temui waliku, karena dalam urusan ini aku tiada berhak atas diriku. Kupastikan, insyaallah jawaban waliku tidak akan berbeda jauh dengan apa yang telah diutarakan.

Baca Juga...  HUT Provinsi Jambi, Al Haris Buka Lomba Melukis Tingkat SD

Sungguh dunia ini akan menjadi milik kita, tapi jangan anggap yang lain hanya mengontraknya. Kita sebenarnya, tidak juga memiliki sepenuhnya karena dunia juga akan kita tinggalkan.

Rumah dan tempat tinggal sesungguhnya adalah surga. Tempat, yang kau janjikan akan membawaku dan anak-anaku turut serta.

Risalah ini masih mungkin kulengkapi dengan ikhtiar memperbaiki diri, demi amanah menjadi ibu yang shalihah. Jika paras yang dicari dan diperbandingkan, mohon maaf aku tiada memiliki itu dan aku tiada merasa kecewa jika harus ditingkatkan karena itu. Sebab, lelaki Sholeh sejati tak akan pernah salah mengirimkan risalah khitbah kepada wanita yang dikehendakinya. [].

Share :

Baca Juga

Opini

Selamat Datang Kembali Prof Yusril Ihza Mahendra

Opini

Penetapan Penahanan Pengadilan Bermasalah, HRS Harus Dibebaskan

Opini

Prosedur Pembaitan Khalifah

Cerita Islam

Hari Kesaktian Pancasila, Habib Rizieq Serukan Ini kepada Umat Islam

Opini

Mengetuk Pintu Hati Ukhti