Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas Panjat Tebing di Situbondo Jatim
Satu Atlet FPTI Tanjabbar Wakili Jambi di Kejurnas Panjat Tebing di Situbondo Jatim
Kronologis Lakalantas di Bram Itam Reangut Nyaw Seorang Ibu Meninggal di Tempat Saat Silaturahmi Bersama Amsindo Jambi, Kapolda Jambi Ini Ajak Media Berkolaborasi

Home / Daerah / Ekonomi

Minggu, 15 Agustus 2021 - 09:44 WIB

Rendahnya Ekspor Produk Kopi di Jambi Karena Eksportir Datang ke Lokasi Pertanian

Publishnews.id – Pada tahun 2022 mendatang Pemerintah Provinsi Jambi akan menargetkan ekspor produk pertanian melalui Pelabuhan Talang Duku Jambi naik hingga tiga kali lipat dari sebelumnya

“Melihat ekspor produk pertanian Jambi saat ini masih rendah, jika berbicara soal produk pertanian Jambi memiliki potensi yang besar,” kata Gubernur Jambi Al Haris.

Dijelaskan Al Haris masih rendahnya ekspor produk pertanian di wilayah Jambi dikarenakan eksportir langsung mendatangi lokasi pertanian di Jambi dan membawa sendiri produk pertanian. Sehingga tidak tercatat dalam ekspor produk pertanian Jambi dan eksportir membawa sendiri produk-produk pertanian dari wilayah Provinsi Jambi.

Ke depan Pemerintah Provinsi Jambi menata ekspor produk pertanian yang difasilitasi oleh instansi terkait di Jambi. Sehingga nilai ekspor pertanian Jambi melalui Pelabuhan Talang Duku nilainya akan meningkat. Dan jasa ekspor produk pertanian tersebut menjadi pemasukan bagi Provinsi Jambi.

Baca Juga...  Belasan Satpam Bentrok dengan Emak-emak, Diduga Karena Pot Bunga

Dicontohkan, produk komoditi kopi yang di ekspor oleh Balai Karantina Pertanian pada kegiatan merdeka ekspor oleh Balai Karantina Pertanian hanya sebesar 66 ton. Sementara potensi produk kopi Jambi mencapai 15.000 ton.

“Ekspor produk kopi rendah karena importirnya datang langsung ke lokasi pertanian kemudian membawa sendiri,” kata Al Haris.

Pada Sabtu (14/8/2021), Gubernur Jambi Al Haris melepas ekspor komoditas pertanian Provinsi Jambi senilai Rp141,82 miliar ke luar negeri di Pelabuhan Talang Duku.

Kegiatan ekspor produk pertanian tersebut didedikasikan pada masa pandemi atas capaian kinerja sektor pertanian yang mampu tumbuh positif dan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekspor nasional.

Baca Juga...  Proses Autopsi Ulang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat:Tangisan Pilu Pihak Keluarga Terdengar;

Kegiatan Merdeka Ekspor tersebut untuk mendorong produktivitas pertanian untuk memacu devisa desa dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional. Sehingga target ekspor Indonesia kedepan-nya bisa meningkat tiga kali lipat.

Ekspor komoditas pertanian yang dilepas oleh Badan Karantina Pertanian Jambi diantaranya pinang, biji Karet lempengan, cangkang sawit, Kelapa dan komoditas kayu meranti.

“Harapannya kegiatan ini berkelanjutan bahkan bisa menambah volumenya sehingga Pelindo II akan banyak mengirim barang-barang ekspor hasil pertanian dari masyarakat Provinsi Jambi nantinya,” kata Al Haris.***

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Hadiri Gebyar Hari Anak Nasional 2022

Berita

Sadis!! Wargo Tabir Selatan Menjadi Korban Perampokan, 19 jahitan melukai kepalak Korban

Ekonomi

Pemerintah Gagal Kendalikan Harga Minyak Goreng, Emak-emak Lagi yang Jadi Korban

Batanghari

Api Sumur Minyak di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Begini Caranya

Daerah

Gubernur Al Haris Minta Generasi Muda Jadi Penggerak Minat Baca Masyarakat

Muaro Jambi

Jajaran Polres Muaro Jambi Mengelar Simulasi Karhutla

Batanghari

Bupati Batanghari Lantik 34 Pj Kades 8 kecamatan SeBatanghari

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin Setujui Pemkab Pinjam Duit